Selasa, 30 Agustus 2016

Jangan Jadi Mahasiswa Biasa : “Unstoped Dreaming With LDK SKI UNG”

   Tidak ada komentar     
categories: 
LDK, panjangnya Lembaga Dakwah Kampus. Pernah dengar? Pasti pernah dong! Kesan mendengar nama LDK disebut? Biar saya tebak. Pertama, kalian pasti bilang “ih kegiatannya Cuma ke kampus dan ke masjid alias Cuma dakwah. Uhh ngebosenin, gak kece”. Kedua, kalian juga bilang ”serem banget harus pakai jilbab besar, aduuh aku yang pakai jilbab kecil aja kepanasan apa lagi mau pakai yang besar.

Eits tunggu dulu, jangan lihat dari covernya dong. Kegiatan LDK gak kaku seperti yang sahabat bahasakan tadi. Nih biar dijelasin sedikit, LDK pastinya merupakan organisasi intra kampus, sama halnya dengan Senat, HMJ dan BEM. Tapi, kami memiliki satu warna yang menjadi pembeda antara LDK dan organisasi lain. Orientasi terbesar anak LDK adalah mengembara dimuka bumi tapi tetap bermuara pada Ridho-Nya. Di LDK diajarkan bagaimana mahasiswa mampu untuk mengatur waktu, bukan waktu yang mengatur mahasiswa. 
 

Masih bingung dengan makna kalimat yang bergaris bawah di atas? 
Gini nih, pasti sebagai mahasiswa kita menginginkan hal-hal yang besar, mulai dari impian besar, kehidupan yang mapan, sampai pada hal terkecil sekalipun. Bagaimana kita tidak harus dipusingkan dengan tugas kuliah yang numpuk. Padahal mahasiswa ya sahabatnya memang tugas, kalau gak mau dapat tugas, kenapa milih resiko untuk kuliah? Hehe bercanda. Lanjut ya, tentunya untuk mewujudkan hal-hal besar tersebut. Kita akan melakukan hal besar pula.                                                                                          
   “Never give up on what you really to do. The person with big dreams is more powerful then the on with all the facts” .Albert Eistein

Kapan kita mampu melakukan hal besar tersebut? Jawabannya adalah ketika kita mampu mengatur waktu yang kita miliki. maka setiap kegiatan akan bernilai besar. Nah itu lah salah satu motto anak LDK, menyibukkan diri dengan kebaikan agar tidak disibukkan dengan keburukan. 

Sebagai mahasiswa, menjadi sibuk adalah teman hidup. dengan menyibukkan diri berarti kita terhindar dari kesia-siaan waktu. Tapi pernah tidak kita berfikir bahwa kesibukkan yang kita lakukan kemudian akan mendatangkan manfaat? Let's pikirkan!

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Ahmad, Thabrani, Darutqutni)

Nah, sobat sekalian. Menyibukkan diri dalam aktivitas yang bermanfaat dapat membentuk karakter kita menjadi orang yang bermanfaat pula lo. Tapi, ingat dulu. Ketika kita disibukkan dengan aktivitas dakwah alias ngajak orang menuju kebaikkan, tidak berarti kita meninggalkan amanah orang tua, kuliah.iyalah. Ingatlah ketika kita menolong saudara kita, maka sama halnya dengan menolong Allah.

”... Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S Muhammad :7) 

Pada hakekatnya mahasiswa selalu berfikir bagaimana menjadi baik dan sukses. Sementara keseharian tak mendukung kalimat sukses yang selalu terlontar. Nah, coba deh mulai berfikir. Atur sedemikian mungkin waktu dan kegiatan yang sahabat miliki. Coba mulai biasakan diri dengan hal yang bermanfaat bukan kesia-siaan

Mula-mula manusia akan membentuk sebuah kebiasaan, lama-lama kebiasaanlah yang akan membentuk manusia tersebut”

So, siap biasakan diri dengan kebaikkan? LDK menanti! Di sinilah bejana yang siap menampung segala aspirasi sahabat. Bengkel paling ampuh untuk memperbaiki mindset hidup mahasiswa pada umumnya.

“Anda di masa datang adalah apa yang anda lakukan saat ini”
So Ayo Lakukan hal-hal terbaik untuk masa depan kita, guesss

0 komentar:

Posting Komentar