LDK, panjangnya Lembaga Dakwah Kampus. Pernah
dengar? Pasti pernah dong! Kesan mendengar nama LDK disebut? Biar saya tebak.
Pertama, kalian pasti bilang “ih kegiatannya Cuma ke kampus dan ke masjid alias
Cuma dakwah. Uhh ngebosenin, gak kece”. Kedua, kalian juga bilang ”serem banget
harus pakai jilbab besar, aduuh aku yang pakai jilbab kecil aja kepanasan apa
lagi mau pakai yang besar.
Eits tunggu dulu, jangan lihat dari covernya dong. Kegiatan LDK gak kaku seperti yang sahabat bahasakan tadi. Nih biar dijelasin sedikit, LDK pastinya merupakan organisasi intra kampus, sama halnya dengan Senat, HMJ dan BEM. Tapi, kami memiliki satu warna yang menjadi pembeda antara LDK dan organisasi lain. Orientasi terbesar anak LDK adalah mengembara dimuka bumi tapi tetap bermuara pada Ridho-Nya. Di LDK diajarkan bagaimana mahasiswa mampu untuk mengatur waktu, bukan waktu yang mengatur mahasiswa.
Masih bingung dengan makna kalimat yang
bergaris bawah di atas?
Gini nih, pasti sebagai mahasiswa kita menginginkan hal-hal yang besar, mulai dari impian besar, kehidupan yang mapan, sampai pada hal terkecil sekalipun. Bagaimana kita tidak harus dipusingkan dengan tugas kuliah yang numpuk. Padahal mahasiswa ya sahabatnya memang tugas, kalau gak mau dapat tugas, kenapa milih resiko untuk kuliah? Hehe bercanda. Lanjut ya, tentunya untuk mewujudkan hal-hal besar tersebut. Kita akan melakukan hal besar pula.
“Never give up on what you really to do. The person with big dreams is more powerful then the on with all the facts” .Albert Eistein
Pada hakekatnya mahasiswa selalu berfikir
bagaimana menjadi baik dan sukses. Sementara keseharian tak mendukung kalimat
sukses yang selalu terlontar. Nah, coba deh mulai berfikir. Atur sedemikian
mungkin waktu dan kegiatan yang sahabat miliki. Coba mulai biasakan diri dengan
hal yang bermanfaat bukan kesia-siaan
Eits tunggu dulu, jangan lihat dari covernya dong. Kegiatan LDK gak kaku seperti yang sahabat bahasakan tadi. Nih biar dijelasin sedikit, LDK pastinya merupakan organisasi intra kampus, sama halnya dengan Senat, HMJ dan BEM. Tapi, kami memiliki satu warna yang menjadi pembeda antara LDK dan organisasi lain. Orientasi terbesar anak LDK adalah mengembara dimuka bumi tapi tetap bermuara pada Ridho-Nya. Di LDK diajarkan bagaimana mahasiswa mampu untuk mengatur waktu, bukan waktu yang mengatur mahasiswa.
Masih bingung dengan makna kalimat yang
bergaris bawah di atas? Gini nih, pasti sebagai mahasiswa kita menginginkan hal-hal yang besar, mulai dari impian besar, kehidupan yang mapan, sampai pada hal terkecil sekalipun. Bagaimana kita tidak harus dipusingkan dengan tugas kuliah yang numpuk. Padahal mahasiswa ya sahabatnya memang tugas, kalau gak mau dapat tugas, kenapa milih resiko untuk kuliah? Hehe bercanda. Lanjut ya, tentunya untuk mewujudkan hal-hal besar tersebut. Kita akan melakukan hal besar pula.
“Never give up on what you really to do. The person with big dreams is more powerful then the on with all the facts” .Albert Eistein
Kapan kita mampu melakukan hal besar tersebut?
Jawabannya adalah ketika kita mampu mengatur waktu yang kita miliki. maka
setiap kegiatan akan bernilai besar. Nah itu lah salah satu motto anak LDK, menyibukkan
diri dengan kebaikan agar tidak disibukkan dengan keburukan.
Sebagai mahasiswa, menjadi sibuk adalah teman
hidup. dengan menyibukkan diri berarti kita terhindar dari kesia-siaan waktu.
Tapi pernah tidak kita berfikir bahwa kesibukkan yang kita lakukan kemudian
akan mendatangkan manfaat? Let's pikirkan!
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling
bermanfaat bagi orang lain” (HR. Ahmad, Thabrani, Darutqutni)
Nah, sobat sekalian. Menyibukkan diri dalam
aktivitas yang bermanfaat dapat membentuk karakter kita menjadi orang yang
bermanfaat pula lo. Tapi, ingat dulu. Ketika kita disibukkan dengan aktivitas
dakwah alias ngajak orang menuju kebaikkan, tidak berarti kita meninggalkan
amanah orang tua, kuliah.iyalah. Ingatlah ketika kita menolong saudara kita, maka sama
halnya dengan menolong Allah.
”...
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan
menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S Muhammad :7)
Pada hakekatnya mahasiswa selalu berfikir
bagaimana menjadi baik dan sukses. Sementara keseharian tak mendukung kalimat
sukses yang selalu terlontar. Nah, coba deh mulai berfikir. Atur sedemikian
mungkin waktu dan kegiatan yang sahabat miliki. Coba mulai biasakan diri dengan
hal yang bermanfaat bukan kesia-siaan
“Mula-mula manusia akan membentuk sebuah
kebiasaan, lama-lama kebiasaanlah yang akan membentuk manusia tersebut”
So, siap biasakan diri dengan kebaikkan? LDK
menanti! Di sinilah bejana yang siap menampung segala aspirasi sahabat. Bengkel
paling ampuh untuk memperbaiki mindset hidup mahasiswa pada umumnya.
“Anda di masa datang adalah apa yang anda
lakukan saat ini”
So Ayo Lakukan hal-hal terbaik untuk masa depan kita, guesss
So Ayo Lakukan hal-hal terbaik untuk masa depan kita, guesss
0 komentar:
Posting Komentar