Rintihan Al-Qur’an
Kala
kalam-kalam didendangkan
Butir-butir
rahmat mengalir dari dua lisan
Nafas-nafas
ilahi
Bertabur
dalam kalam-Nya
Bertebaran
dalam pusaka nan Agung
Kini
aku bahkan tak terdengar lagi
Entah
menghilang ataukah mati
Kau katakan!
Alqur’an undang-undangmu
Mana?
Kau biarkan aku usang dalam
lemari
Kau biarkan aku mati membusuk
termakan rayap
Ketahuilah!
Aku
yang tak pernah kau sentuh ini
Aku
yang tak pernah kau dekap ini
Akulah
yang akan menjadi penerang kalian dalam gelap dan sempitnya alam kubur
Aku
akan datang bersama cahaya yang akan menghiasi rumah kecilmu
Tapi
kini, kau congkak terhadapku!
Aku tak butuh kau pajang dilemari
perak
Aku tak butuh kau hiasi dengan
figura cantik
Aku
butuh kau dekap diriku
Kau
hiasi lisanmu dengan butir-butir nafasku
Hingga
nafas-nafasmu adalah nafas-nafas surga

0 komentar:
Posting Komentar