Senin, 10 November 2014

Jika Bersungguh-Sungguh! Kamulah Pemenangnya

Aku Sang aktivis dengan milyaran impian yang menari-nari tepat 5 Cm di hadapan otak datarku.
Jiwa juang pantang menyerah, itulah tongkak spiritku menapaki setiap bilah kehidupan di muka bumi ini. Jika hanya bertanya tentang pahitnya kehidupan? Ah, agaknya tak cukup waktu ini untuk memuntahkannya dalam penuturan lisan kecil ini
Jiwa berbicara kekecewaan? Sudahlah, pahit tak ubahnya hanyalah sebuah rasa, nikmati! Layaknya obat, pahit bagai maja namun manis ujungnya.
Mata semakin meredup, diseperdua malam ini. Jemari-jemari kasarku masih lincah menindis tombol-tombol notebook putih ini. Jika boleh kuungkapkan, sesungguhnya, SAKIT! ... Tapi, jikaku nyatanya detik ini masih bergemuruh.

Entahlah,
Semakin aku menatap gambar dengan menara menjulang kelangit ini, semakin kuat asa itu menancap di hatiku. Bahkan! Tak cukup waktu seabad untuk mampu mencabutnya kembali.
Sudah ku bilang! Aku ini wanita dengan sejuta impian, dengan garang dan ambisi yang membara
ku lontarkan “SUATU SAAT NANTI AKU AKAN BERADA DI SETIAP SUDUT DUNIA”
MIMPI bukanlah mutlak milik orang-orang tidur, tapi MIMPI yang hakiki adalah milik si pengukir asa
“Jika Kita memiliki keinginan, dan bersungguh-sungguh meraihnya. MAKA seluruh partikel dimuka bumi ini akan berkontribusi membantu Kita!”
Catatan Hati Sang Aktivis, 10 Nov 2014
00:02 am, senin
Fatima Az Zahra