Jumat, 02 Januari 2015

Puisi : Cerita Hati dan Dayung Masa

   Tidak ada komentar     
categories: 

Oh cinta
Kemanakah dayung akan berlabuh membawa sampan
Dua hati beradu kasih dalam khidmat takdir-Nya
Duhai cinta
 jika tak kutemukan dalam sosok kesatria
Biarlah ia menemukanku dalam bingkai sederhana parasku
          Bila ia datang terlambat
          Bahkan tak menghampiri
Biarlah aku terjun meski bermandi peluh
Aku sanggup menapaki ribuan meter barisan waktu
Asal tak kau campakkan cintaku
          Meski sama!
Aku juga begitu
Bingung, tak terarah!
Disini wajah masih nampak biasa
          Sebiasa seperti nanti kau temui aku
Aku tak sedikitpun menguncup, apalagi melayu
Masih tegar disini, meski ribuan tetes kristal hujan datang membasahi
Masih kah, kau ada wahai cinta?
          Aku menanti setiap bait hidupku di kemudian masa
Untuk menyaksikan penantian ini bukan terbias waktu
Dengadahku selalu pada barisan malam
Meminta agar pentian ini tak berbumbu nafsu
          Meski sukmaku masih kaku akan hadirmu kelak
Tapi jiwa ini butuh ruh cintamu
Untuk membantuku mengarungi labirin cinta
bersamamu
Catatan hati gadis penanti cinta sejati

0 komentar:

Posting Komentar